Home / Ragam / Tak Didukung Pemda Depok, Audisi Putra Putri Batik Depok Tetap Digelar

Tak Didukung Pemda Depok, Audisi Putra Putri Batik Depok Tetap Digelar

SELEBHOT – Meski tak mendapat dukungan dari pemerintah kota setempat, audisi aja ng pemilihan putra putri Batik Depok tetap diselenggarakan dan berjakan dengan lancar pada Minggu (01/04). Rosmawary Ismail Selaku designer dan juga dewan penasehat dari acara tersebut merasa kurangnya perhatian dari pemda akan budaya batik depok, namun dirinya optimis jika niat baik akan selalu mendatangkan jalan yang mudah.

Bersama sekumpulan para wartawan yang menamakan dirinya Jurnalis Jakarta Raya, Ocha merasa kedatangan pengrajin batik Depok ke butiknya mengetuk hatinya untuk ikut andil melestarikan budaya Depok tersebut.

” Awalnya ada pengrajin yang datang ke butik CutNyak mau menitipkan barang dagangan yang juga hasil buatan sendiri. Saya sempat bingung dan berpikir dalam hati “oh ada ya batik depok’ dari situlah tercetus ide untuk mengangkat Batik Depok dengan diadakannya  pemilihan Putra Putri Batik Depok. Jadi kalau kita buat yang lebih spesifik untuk daerah sendiri, kebetulan juga saya berdomisili dan buka usaha di daerah Depok,” Tutur Wanita asal Aceh yang berprofesi sebagai Disainer ini saat ditemui usai audisi di D Mall Depok, Minggu (01/04)

 

Meski baru pertama kali akan diselenggarakan, tak menutup antusias para muda mudi untuk mengikuti audisi. Menurut Roudhoh Fauziah Rettob selaku Ketua Panitia Pemilihan Putra-Putri Depok (PPBD) 2018, ajang tersebut terbuka untuk umum dan pendaftaran telah dibuka sejak tanggal 4 Maret 2018

“Pendaftaran berakhir tanggal 01 April pada pukul 12.00 WIB sebelum acara dimulai. Alhamdulillah sampai acara tersebut berlangusng masih banyak yang ingin mendaftar. Dan kami sudah menentukan 30 peserta yang lolos ke grandfinal.” ungkapnya kepada wartawan di D Mall Depok, Minggu (01/4/2018).

Ocha menjelaskan ajang PPBD menghasilkan duta-duta batik yang memperkenalkan batik tak hanya kepada generasi muda Indonesia, namun juga orang asing. Salah satunya adalah bekerja sama dengan dinas setempat  untuk menjadikan finalis PPBD sebagai duta batik di daerahnya masing-masing.

Oleh karena itu, persyaratan bagi peserta pemilihan tersebut adalah mengenal batik dan berwawasan luas. Tentu saja, memiliki penampilan yang menarik, menjadi salah satu kriteria bagi peserta yang berminat ikut dalam ajang PPBD 2018.

Ajang PPBN diselenggarakan oleh CutNyak Butik dan didukung oleh Jurnalis Jakarta Raya. Adapun sponsor yang turut mendukung Catrice Cosmetics, Partner Model Cutnyak, LNP Modeling Shool, Namaku Batik, Aure Props, Faradilla Makeup, SelyNurma Makeup, Edition Management Makeup,Ayyun Makeup, Mega Fashion Sash, Mama Reza Bakery dan Cutnyak Konveksi.

Malam final akan dilakukan pada 21 April 2018, bertepatan pada saat hari Kartini.

About ln

Check Also

Endang Hadrian SH MH, Sukses Eksekusi Lahan Dari Ahli Waris D.L Sitorus

SELEBHOT – Ratusan Personil Gabungan dari TNI, Polri, Danramil, Korem dan Satpol PP mendampingi Kuasa ...

RPTRA ADALAH TEMPAT BERMAIN ANAK YANG PALING AMAN

Selebhot.com – Ruang Publik Terpadu Ramah Anak ( RPTRA ) adalah sebuah konsep ruang publik ...

PURWOREJO AKAN MEMBANGUN ALUN-ALUN TERBESAR UNTUK BERMAIN ANAK-ANAK

Selebhot.com – Purworejo adalah sebuah Kabupaten di Propinsi  Jawa Tengah yang terletak di pesisir selatan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

www.selebhot.com